Archive | Januari 2012

organisasi

Organisasi,perkumpulan atau komunitas mulai bermunculan di era reformasi ini. Hal ini memang bisa dikatakan wajar atau lumrah,karena sesuai dengan UUD 1945 hak bersuara,berserikat dan berkumpul dilindungi oleh undang-undang .UUD 1945 dalam pasal 28E yang berbunyi : Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.Sebelum membahas lebih lanjut bagaimana sebuah organisasi berjalan, kita simak dulu apa kata wikipedia tentang organisasi.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 

Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon – alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.

Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen.[1] Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis).[1]

Definisi

Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.

  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
  • James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama .
  • Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. .

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran 

Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur]

[sunting] Partisipasi

Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan]

Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan..

Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.

to be continued…..

 

surat cinta untuk anak dan istriku

Istri dan Anakku yang tercinta,

Surat CintaDulu aku melakukan semua tugasku sebagai seorang ayah. Menyediakan makanan, pakaian, tempat tinggal, biaya pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan kalian. Semua itu karena aku berada di antara kalian dan begitu mencintai kalian. Tidak ada sesuatu pun di dunia yang bisa menukar tempat kalian di hati Ayah.

Bagitu surat ini sampai ditangan kalian, berarti karena sesuatu hal Ayah harus kembali pulang kepada Sang Pencipta. Jangan sedih, teruskan mimpi yang pernah Ayah pompakan kepada kalian. Raih semua yang bisa kalian raih. Karena sepeninggal Ayah, Ayah sudah meninggalkan kepada kalian surat cinta, suatu bukti lagi betapa Ayah mencintai kalian. Surat ini sengaja Ayah selipkan di “Polis Asuransi”, itulah Bukti Cinta Ayah.

Memang tidak bisa menggantikan posisi Ayah, tetapi Polis Asuransi ini akan menggantikan fungsi Ayah dalam membiayai hidup kalian. Jadilah anak yang berguna dan jaga Mama kalian sebaik-baiknya. Dan tetap jaga juga Sholat dan Ibadah lainnya.

Inilah surat dan bukti cinta Ayah kepada kalian.

Love

Ayah

Disadur dari Buku : “Agen Asuransi Nggak Kaya, Ngapain Aja..? Karya : Wira Arjuna

Setelah membaca surat di atas,apa yang anda pikirkan?
Seorang ayah adalah tulang punggung keluarga,sehingga sangat wajib memikirkan hal tersebut.
Kita sebagai manusia biasa tentulah bukan seorang hero yang bisa menghindari jika resiko itu harus datang. Kematian adalah suatu kepastian yang manusia tidak akan pernah tahu kapan itu datangnya. Masihkan anda menunda-nunda untuk membuka polis asuransi. Polis asuransi adalah cara untuk merencanakan sesuatu yang lebih baik.