It’s My Dream

Bagi seorang ibu mungkin hal yang lumrah bila disebut sebagai tukang ojek.  Dimana setiap hari harus mengantar jemput anak-anak mereka ke Sekolah. Tapi Bagaimana jika seorang ibu juga harus bekerja untuk membantu suaminya untuk mencari nafkah guna memenuhi semua kebutuhan hidup dalam berumahtangga?

Hidup memang selalu dihadapkan dengan pilihan-pilihan. Dan semua pilihan yang kita ambil tentu ada konsekuensinya. Termasuk pilihan saya harus bekerja dan tetap mengurus anak-anak saya tanpa mengandalkan jasa seorang pembantu rumah tangga. Bagaimana dengan saudara atau orang tua? Saya tinggal jauh dari keluarga ataupun saudara disini. Inilah kehidupan yang harus saya jalani setiap hari.

Saya setiap hari keluar dari rumah jam 07:30 untuk mengantar anak saya ke sekolah. Setelah itu baru bekerja. Jam 11:00 saya harus sudah menjemput anak-anak saya dari sekolah untuk pulang. Waktu untuk bekerja dari jam 08:00 sampai dengan jam 11:00. Waktu hanya 3 jam  di hari senin sampai Jum’at. Sabtu dan minggu yang lebih fleksibel jika suami ada di rumah dan bisa menggantikan saya menjaga anak-anak. Inilah waktu yang harus bisa saya manfaatkan semaksimal mungkin untuk bekerja dan bagaimana caranya bisa menghasilkan income sebanyak-banyaknya.

Perjalanan dari rumah ke sekolah anak-anak kurang lebih 20 menit dengan kecepatan rata-rata 50km/jam. Jarak yang setiap hari anak-anak saya lalui setiap hari senin sampai jum’at lebih dari 10 Km. Mungkin dari anda yang membaca tulisan ini jadi mengerutkan kening dan berkata wow luar biasa anak seusia 4 dan 5 tahun setiap hari menempuh perjalanan lebih dari 20 Km setiap harinya.

Kembali ke cerita saya di depan semua adalah pilihan-pilihan. Saya sudah mencoba mencari sekolah yang baik (menurut saya) dari segi pendidikan, penanaman budi pekerti dan tentu dari segi cost atau biaya sekolah. Makanya wajar jika hampir setiap hari ketika pulang anak-anak saya mengantuk di jalan. Dan salah satu diantara mereka ada yang tidur. Bagaimana bisa tidur di atas sepeda motor. Itulah salah satu yang membuat saya bekerja keras. Anak-anak saya yang membuat saya untuk terus bersemangat dalam bekerja.

Sering saya meneteskan air mata melihat anak-anak saya kecapekan ketika pulang sekolah. Tidak jarang kepanasan dan kehujanan. Tangan saya yang sering pegal memegang kepala anak saya yang didepan karena tertidur dan saya terkadang harus mengendarai atau menyetir sepeda motor dengan memakai satu tangan sepanjang perjalanan yang lumayan jauh.

Saya sepanjang jalan hanya bisa berdo’a kepada Allah Subhanallohu Wata’ala agar suatu saat bisa diberikan mobil. Agar  anak-anak saya bisa tidur leluasa jika pulang sekolah. Itulah impian saya yang terus terngiang dalam telinga saya.  Saya bekerja bukan hanya hari senin sampai jum’at saja. Ketika suami ada di rumah dan bisa menjaga anak-anak, saya mencoba menelepon para prospek saya. Dan jika saya bisa bertemu salah satu dari mereka, saya segera memutuskan untuk keluar rumah dan menemui prospek saya.

Honda Jazz warna putih keluaran Tahun 2012, yang menjadi impian saya. Itulah yang membuat saya terus gigih dalam bekerja. Tidak patah semangat ketika ditolak calon nasabah atau orang yang saya prospek.  Tak jarang saya juga membawa anak saya dalam bekerja jika anak-anak saya libur dalam sekolah. Sekarang ditolak orang  besok pasti ada orang yang sepakat dan mengambil program dari AIA Financial yang saya tawarkan. Mungkin sekarang hanya 500 rb/bln atau 10 jt/thn. Tapi suatu saat saya percaya Allah akan memberikan case yang besar kepada saya. Suatu saat pasti saya dapat case

 

 

100 jt, 200 jt atau 1 M.  Saya percaya akan kekuasaan Allah.  Saya yakin Allah akan memberikan yang terbaik dan memberikan itu  pada saya pada saat yang tepat. Saya yakin dan percaya akan hal itu.

Samakah antara orang yang bekerja dengan yang tidak? Samakah antara orang yang berusaha dengan yang tidak berusaha?Allah Maha melihat semuanya. Allah akan memberikan apa yang hambaNya minta, karena Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Itu cerita saya, bagaimana dengan anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s