Mudik ke Nganjuk

Sebelum pulkam ke Nganjuk, kita menyempatkan diri ke Matahari pasar besar lt 3 untuk mencari catridge Canon 2770 warna hitam pesenan  adikku. Tepat jam 15:00, kita pun memutuskan untuk segera meluncur ke Nganjuk.
Yang  ada di pikiranku saat itu, setelah dari Kota Batu, ke utara menuju Jombang tinggal lurus saja ke Barat ketemu lah Kota Nganjuk. Tapi memang pengalaman yang kita alami sungguh di luar dugaan. Disamping memang kita belum pernah melakukan perjalanan dari Malang langsung ke Nganjuk, Suami yang saat itu mengemudikan kendaraan ternyata tak mengetahui jalan dari Malang ke Nganjuk sama sekali.  Setiap mudik di menjelang hari raya Idul Fitri kita biasanya dari Malang  ke Kediri dulu di rumah mertuaku baru hari kedua hari Raya Idul Fitri ke Nganjuk di rumah OrangTuaku.
Mudik ke Nganjuk kali ini memang pengalaman pertama dan mungkin pengalaman yang sangat berkesan dalam perjalanan hidupku.
Setelah mendapati Plang Tulisan kalau arah Jombang itu kekanan kita pun mengambil arah ke kanan Setelah kira-kira 15 menit kita pun menanyakan jalan yang terdekat ke Nganjuk itu sebelah mana Bakso, dan Penjual Bakso itupun memberikan ancer-ancer dimana Kota Nganjuk itu. Dengan penuh percaya diri suamiku melaju kendaraan dengan kecepatan lumayan tinggi agar bisa cepat nyampai ke Nganjuk. Tapi terlintas di pikiranku justru ada yang janggal sepertinya. Kenapa seperti melewati daerah yang sama bolak balik? Ternyata benar dugaanku. Kita hampir satu jam ternyata hanya berputar-putar mengelilingi kota Jombang.
Mau tidak mau kita harus bolak balik bertanya pada beberapa orang mana arah yang benar menuju kota Nganjuk. Sampailah kita di daerah yang bernama Sembung. Wah, mungkin sebentar lagi pasti nyampai Nganjuk, pikirku. Ternyata perjalananpun masih cukup jauh. Yang ada di pikiran kita saat itu, Jalan raya yang kita lalui kok gak ada putusnya ya….kapan nyampainya?
Ada tulisan “Anda memasuki Kota Adipura Nganjuk”, wew bentar lagi nih…..
Eit, tunggu  dulu. Untuk sampai di rumah  Ibuku yang terletak di Dusun jatisari, Desa Ngangkatan, Kecamatan rejoso Kabupaten Nganjuk harus melewati beberapa Kecamatan lagi. Kertosono, Baron, Barong, Sukomoro, Kota Nganjuk, masih harus ke Utara lagi. Melewati desa Bagor, kedungdowo, Ngrandu, Mlorah, Ngangkatan dan akhirnya sampai juga di rumah dimana aku dilahirkan dulu.
Kitapun masuk rumah dan disambut hangat oleh adik dan ibuku tercinta. Yang aku lihat pertama kali setelah memasuki rumah pertama kali adalah jam yang ada di handphoneku. Dan jam menunujukkan pukul 19:50. Alhamdulillah, gumamku.

Sayang banget gak sempat skrinsyut selama perjalanan.🙂
Itu ceritaku, apa ceritamu ?

3 thoughts on “Mudik ke Nganjuk

  1. Saya sedang survey perkembangan penggunaan Teknologi Informasi Berbasis Internet maupun penggunaan aplikasi berbasis Linux/Free Open Source Software di wilayah kab. Nganjuk, karena saya sendiri asli Nganjuk, hehehe ^_^b

    Kunjungi salah satu blog’e wong Nganjuk juga http://www.ekosuhartono.com.

    Data website sudah saya masukkan ke database, silahkan lihat data saudara disini Data Hasil Survey.

    SMS 085645879099

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s