Smart Guide to Eating Out

makanan

 

 

Kita bisa menyelaraskan hobi makan di restoran, di warung makan, atau di rumah makan atau di warung tegal sekalipun dengan gaya hidup sehat.  Jangan sampai kita asal-asalan dalam memilih makanan yang penting kenyang atau asalkan lagi ada promo, lantas tidak pintar dalam memilah dan memilih mana makanan yang sehat dan sesuai dengan kesehatan tubuh kita. Karena bagaimana pun kesehatan adalah yang utama untuk kita. Bukankah penyakit itu sebagian besar dikarenakan karena pola makan yang tidak sehat?

 

Berikut ini trik mencermati dan memilih menu makanan dengan seksama.

Makan Teratur

Menurut dr. Lindarsih Notowidjojo M,Nutr.sc.,SPGK, “Jika makan pada waktu yang sama setiap hari, kita lebih bisa mengatur rasa lapar. Enzim pencernaan dan asam lambung hanya akan keluar pada jam-jam tersebut.”

Pola makan teratur biasanya akan membuat kita lebih menikmati apa yang kita asup. Dengan menikmati dan merasakan setiap kunyahan, kita memberikan kesempata pada tubuh untuk mencerna dengan semakin baik. Akibatnya, kita akan merasa lebih cepat terpuaskan oleh makanan yang kita santap.

Tidur Cukup

Hormon pengendali makan disebut leptin. Sementara hormon yang selalu membuat kita lapar, ghrelin. Penelitian menunjukkan, kurang tidur membuat tubuh lebih sedikit mengeluarkan leptin dan meningkatkan produksi ghrelin. Akibatnya kita cenderung berkeinginan menyantap makanan dengan kadar  dan karbohidrat tinggi. ” Jika hal ini terjadi saat sedang duduk di restoran, tentu saja tanpa sadar kita akan memesan menu berkadar lemak dan berkarbohidrat tinggi.” jelas Lindarsih.

Ayo ngaku yang suka begadang….bener nggak tuh.

Buat Perencanaan

Sebelum pergi untuk makan di luar rumah, entah itu di restoran, rumah makan, warung makan atau warteg sekalipun sebaiknya kita sudah memperkirakan jenis makanan apa yang akan kita pesan dan kita makan nantinya. Termasuk menghitung jumlah kalori dan komposisi setiap menu. 

Idealnya kita mengonsumsi 25-30 gr serat perhari. Jumlah ini bisa dibagi menjadi lima porsi buah dan sayur. Tekniknya, ketika makanan datang, dahulukan mengunyah yang berserat, setelah itu baru lauk pauk dan terakhir karbohidrat.  seringnya kita temui makan buah adalah setelah makan nasi. Yang benar adalah makan buah dulu baru setelah itu makan nasi.

Demikian semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s