Qodho’ , Fidyah, dan Kafarah bagi yang Tidak Berpuasa

Mengqodho’ puasa artinya mengganti hutang puasa pada hari-hari yang lain di luar Ramadhan. Qodho’ puasa bisa dimulai semenjak awal bulan Syawal hingga akhir bulan Sya’ban, selain pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa seperti hari ‘Id dan hari -hari Tasyrik. Dan pelaksanaan qodho’ diutamakan untuk disegerakan.

Adapun fidyah adalah mengganti puasa untuk orang-orang yang sudah tidak lagi mampu berpuasa, dan besarnya minimal 1/4 sha, atau 1 mud, atau sekitar 7  ons beras, untuk 1 hari tidak berpuasa. Lebih baik jika lebih dari itu. Dapat juga dalam bentuk makanan matang atau yang senilai harganya.

Adapun Kafarah adalah denda yang dikenakan bagi yang berhubungan suami istri (berjimak) pada siang Ramadhan, dalam bentuk secara berurutan sebagai berikut :

1. Memerdekakan budak. Apabila tidak mampu/tidak ada, maka:

2. Berpuasa 2 (dua) bulan berturut-turut. Apabila tidak mampu, maka:

3. Memberikan makan kepada 60 (enam puluh) orang miskin, masing-masing sejumlah sama dengan fidyah.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s