Archive | Oktober 2012

BERHARGANYA 1 TARIKAN NAFAS

Pada saat akan meninggal, dalam keadaan kritis, Raja terkenal dari Macedonia, yaitu Alexander the Great atau Iskandar Agung… berkata pada para dokter yg merawatnya spt ini :

“Ambillah 1/2 dari kekayaanku, jika kamu dapat mengantarkan ak
u utk menemui ibuku sebentar saja ”

Dokter menjawab :
“Jangankan separuh, bahkan seluruh kekayaan Baginda diberikan kpd hamba semuanya, hamba pun tidak akan mampu menambah 1 tarikan nafas”

Mendengar jawaban tsb, air mata pun berlinang di pipi sang Raja, dia berkata :
” Seandainya saya tahu begitu berharganya 1 tarikan nafas, maka saya tdk akan pernah menyia2kan waktu hanya untuk mengejar kekuasaan ”

Kemudian sang Raja pun berpesan, spy nanti sewaktu diarak dlm peti mati menuju peristirahatannya yg terakhir, ia minta agar kedua tangannya dikeluarkan,

supaya setiap rakyatnya dapat melihat bahwa Alexander Agung yg hebat dan mampu menguasai wilayah terbesar sepanjang sejarah kehidupan manusia ini ternyata harus berpulang dgn tangan kosong…

Tidak memiliki apa” dan tidak membawa apa” ……..

Kelahiran & kematian adalah awal & akhir, yg terpenting dari hidup ini adalah bagaimana kita mengisi kehidupan yg ada diantara ke duanya.

God’s beloved …..

Untuk itu, jangan lupa selalu mengutamakan Tuhan sang pemberi kehidupan kekal , selalu bersyukur di saat senang maupun menghadapi kesusahan.

Iklan

Mengapa Tak Kau Pikirkan…..

Suatu ketika terjadi banjir di sebuah desa. Penduduk mulai diungsikan, sementara sebagian org masih ‘berusaha’ menjaga miliknya dgn bertahan di rumah. Saat banjir makin tinggi, beberapa org diungsikan lagi, namun masih ada yg ‘berusaha’ menjaga hartanya dgn bertahan di atas genteng rumah. Saat banjir terus meninggi, pak bupati mengirim helikopter utk mengungsikan mereka yg di genteng tadi. Namun satu org msh bertahan dengan keyakinan bahwa Tuhan Yang Maha Penyayang pasti akan menolongnya. Akhirnya matilah org tersebut krn tenggelam. Di alam sana saat dia bertemu Tuhan, dia protes. Tuhan, bukan kah Kau berjanji akan menolong hamba Mu yg bertawakkal? Mana buktinya? Kau biarkan aku tenggelam saat aku terus berdoa memohon bantuan Mu?
“Enak aja, bukan kah Aku sdh menolong mu berkali2 dgn mengirim tim evakuasi tapi kau menolak krn tkt kehilangan harta mu?” Kata Tuhan.

Saat seorang agent asuransi dtg, sering kita menjawab “saya mah tawakkal aja”. Yang penting saya udah ‘berusaha’ dgn bekerja giat dan nabung utk kebutuhan keluarga. Namun saat musibah dtg, ternyata tabungan kita tdk tersisa utk ‘kebutuhan keluarga’. Tuhan pun akan menegur, “bukan kah sdh Ku kirim kan seorang agent utk membantu mu merencanakan keuangan tapi kau menolak krn takut kehilangan sebagian harta mu?”

Teman, asuransi adalah menyisihkan duit kecil kita utk mendapatkan duit gede saat kita membutuhkan.
Kita lebih suka membeli barang yg kelihatan wujudnya dari pada asuransi yg tdk berwujud.
Namun sadar kah kita, barang yg berwujud itu (mobil, rumah, gadget, tas dll) akan meninggalkan kita saat kita membutuhan uang krn musibah yg dtg. Namun asuransi yg kita anggap tdk berwujud, akan dtg membawa selembar cek pada saat kita membutuhkan.
Yang mana yg anda inginkan, barang yg wujud saat kita tdk butuh namun hilang di saat kita butuh? Atau barang yg tdk wujud, namun dtg membantu saat kita butuh?

Afalaa ta’qiluun (mengapa tak kau pikirkan) kata Allah di dalam Kitab Nya…