Mengapa Tak Kau Pikirkan…..

Suatu ketika terjadi banjir di sebuah desa. Penduduk mulai diungsikan, sementara sebagian org masih ‘berusaha’ menjaga miliknya dgn bertahan di rumah. Saat banjir makin tinggi, beberapa org diungsikan lagi, namun masih ada yg ‘berusaha’ menjaga hartanya dgn bertahan di atas genteng rumah. Saat banjir terus meninggi, pak bupati mengirim helikopter utk mengungsikan mereka yg di genteng tadi. Namun satu org msh bertahan dengan keyakinan bahwa Tuhan Yang Maha Penyayang pasti akan menolongnya. Akhirnya matilah org tersebut krn tenggelam. Di alam sana saat dia bertemu Tuhan, dia protes. Tuhan, bukan kah Kau berjanji akan menolong hamba Mu yg bertawakkal? Mana buktinya? Kau biarkan aku tenggelam saat aku terus berdoa memohon bantuan Mu?
“Enak aja, bukan kah Aku sdh menolong mu berkali2 dgn mengirim tim evakuasi tapi kau menolak krn tkt kehilangan harta mu?” Kata Tuhan.

Saat seorang agent asuransi dtg, sering kita menjawab “saya mah tawakkal aja”. Yang penting saya udah ‘berusaha’ dgn bekerja giat dan nabung utk kebutuhan keluarga. Namun saat musibah dtg, ternyata tabungan kita tdk tersisa utk ‘kebutuhan keluarga’. Tuhan pun akan menegur, “bukan kah sdh Ku kirim kan seorang agent utk membantu mu merencanakan keuangan tapi kau menolak krn takut kehilangan sebagian harta mu?”

Teman, asuransi adalah menyisihkan duit kecil kita utk mendapatkan duit gede saat kita membutuhkan.
Kita lebih suka membeli barang yg kelihatan wujudnya dari pada asuransi yg tdk berwujud.
Namun sadar kah kita, barang yg berwujud itu (mobil, rumah, gadget, tas dll) akan meninggalkan kita saat kita membutuhan uang krn musibah yg dtg. Namun asuransi yg kita anggap tdk berwujud, akan dtg membawa selembar cek pada saat kita membutuhkan.
Yang mana yg anda inginkan, barang yg wujud saat kita tdk butuh namun hilang di saat kita butuh? Atau barang yg tdk wujud, namun dtg membantu saat kita butuh?

Afalaa ta’qiluun (mengapa tak kau pikirkan) kata Allah di dalam Kitab Nya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s