Yuk Nabung…..

Tulisan ini saya copas dari teman yang seprofesi dengan saya.

TABUNGANKU PERLINDUNGANKU

by Ahmad Paryono (Notes) on Saturday, August 27, 2011 at 6:35pm
Bagaimana kabar Anda dan orang-orang yang Anda cintai saat ini?
Harapan kita, tentunya selalu dalam keadaan sehat, pekerjaan dan usaha selalu lancar dan tambah sukses, keuangan stabil dan berharap lebih berkah dan selalu cukup – cukup untuk segala keperluan. Amin!

Harapan semua orang, saya dan Anda menginginkan keadaan yang baik dan menyenangkan, tetapi sayangnya dalam mengarungi samudra kehidupan ini sudah menjadi hukum alam adanya pasang surut; untuk itu marilah kita pergunakan waktu kita dengan sebaik mungkin dengan segala aktivitas yang bermanfaat, sehingga konsep hari ini harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik lagi dari hari ini bisa terwujud.

Sekali lagi mari kita manfaatkan waktu kita selagi kita (5 perkara sebelum 5 perkara) masih ; muda, sehat, kaya, lapang, dan masih bisa menikmati indahnya mentari pagi (hidup maksudnya).

Nabung yuk!
Dimana?

Sebelum kita lanjutkan berapa nabung yang ideal, dimana nabung yang tepat, kita simak hikayat tafsir mimpi Nabi Yusuf AS.

Nabi Yusuf pernah dipenjara oleh Raja Mesir yang akhirnya dibebaskan karena mampu menafsirkan mimpi yang sangat mengganggu sang baginda, yakni mimpi mengenai tujuh ekor sapi gemuk yang digantikan oleh tujuh ekor sapi kurus.

Nabi Yusuf menafsirkannya akan datangnya masa makmur selama tujuh tahun dan akan digantikan masa paceklik selama tujuh tahun.  Setelah mendengarkan penafsiran tersebut Sang Raja pun memerintahkan untuk membuat persiapan-persiapan selama masa makmur sebagai langkah antisipasi selama masa paceklik, seperti membuat lumbung-lumbung untuk menyimpan hasil panen yang melimpah saat masa makmur

Hal tersebut ternyata menyelamatkan kesejahteraan rakyat Mesir selama masa paceklik hingga mereka dapat melewatinya dengan baik karena adanya langkah-langkah antisipasi selama masa makmur.

Masa makmur adalah masa dimana waktunya untuk menghadapi masa paceklik, waktu yang tepat untuk menabung, waktu yang tepat untuk membentuk perlindungan terhadap ketidakpastian masa datang yang bisa terjadi pada siapapun, termasuk saya dan Anda. 

Nah, kali ini saya akan share tentang Konsep “Tabunganku Perlindunganku“, yakni konsep menabung yang akan memberikan multi manfaat, yakni
1. manfaat investasi dengan hasil yang optimal
2. manfaat perlindungan secara maksinal terhadap diri kita jika kita mengalami resiko kehidupan ini

Lalu, seperti apa tabungan yang ideal?
Tabungan yang ideal adalah tabungan yang mampu memberikan kedua manfaat tersebut diatas, sehingga kedua manfaat tersebut seperti dua sisi mata uang yang saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan .

Dari sisi manfaat investasi, tabungan yang ideal adalah tabungan yang mampu memberikan return atau hasil yang bisa mengantisipasi tingginya tingkat inflasi yang rata-rata sebesar 10% per tahun. Jadi tabungan yang ideal harus mampu memberikan hasil yang lebih besar dari 10% per tahun. Sementara tabungan yang akan saya share dapat memberikan pengembalian hasil net rata-rata sebesar 15%. Bahkan yang terjadi saat ini mampu memberikan hasil sebesar 35% per tahun

Dari sisi manfaat perlindungan, tabungan yang ideal adalah jenis tabungan yang mampu mengantisipasi segala resiko kehidupan yang bisa terjadi pada semua orang, termasuk saya dan Anda atau orang-orang sekitar kita.

Resiko kehidupan tersebut antara lain :

    1. 20% -> Resiko Sakit
    1. 20% -> Resiko Kecelakaan
    1. 20% -> Resiko Cacat tetap
    1. 20% -> Resiko Meninggal Dunia
    1. 20% -> Resiko Panjang Umur atau Pensiun

Kita semua tidak berharap adanya resiko-resiko tersebut, tetapi kita juga tidak dapat menolak jika resiko tersebut juga terjadi pada diri kita, keluarga kita, kerabat kita ataupun teman karib kita. Kita semua bisa mengalami resiko-resiko tersebut, hanya masalah waktu saja yang kita semua tidak tahu. Oleh karena itu diperlukan adanya persiapan dan perencanaan seperti yang dikisahkan dalam hikayat tafsir mimpi Nabi Yusuf 

Yuk kita share resiko tersebut satu per satu.
RESIKO SAKIT

Sakit bisa terjadi pada siapa pun, bahkan sakit kritis pada saat ini tidak terjadi pada orang tua saja – anak-anakpun bisa menderita sakit kritis. Diilustrasikan pada sinetron Anugerah – NUGI yang masih anak-anak sudah menderita kanker. Mungkin kita juga masih ingat ada anak seorang pembantu di Singapura yang menderita sakit kritis dan membutuhkan biaya yang sangat besar yang pernah dijenguk oleh Olga Saputra dan selama di rumah sakit dibiayai oleh sang majikan. Di media-media hampir setiap hari kita menyaksikan banyak orang yang terdiagnosa dan menderita sakit kritis. Sakit kritis tidak pandang usia, kaya dan miskin, artis, pejabat, ataupun rakyat biasa bisa terjadi.

Permasalahannya mayoritas orang Indonesia tidak siap dengan biaya yang dibutuhkan untuk pemulihan kesehatan akibat sakit kritis ini yang berkisar minimal Rp. 100 juta – Rp. 150 juta.

Bagaimana jika ini terjadi pada kita, bagaimana jika anggota keluarga kita ada yang terdiagnosa sakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal atau yang lainnya?
Sudah siapkah kita jika dokter meminta kita menyiapkan dana Rp. 250juta untuk operasi akibat sakit jantung?

Jika ini MASALAH buat Anda – jangan kuatir, akan saya tunjukkan bagaimana mengantisipasinya. Anda hanya butuh menabung minimal 1/10 dari yang diminta dokter.

RESIKO KECELAKAAN
Kecelakaan juga bisa terjadi pada siapapun, kapanpun dan dimanapun. Di Jawa Pos Agustus 2011 pernah ada kecelakaan truk terguling yang memuat jemaat GKJW dengan korban 10 orang meninggal dan 45 orang luka parah. Mertua saya meninggal juga akibat kecelakaan, saat berjalan dipinggir jalan ditabrak sama anak seusia SMP yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi yang menyalip mobil dari arah kiri dan kehilangan kendali. Jadi kecelakaan bisa terjadi saat kita berhati-hati, saat kita diam. saat berjalan, saat berlari atau dalam mondisi apapun.

Apakah kita sudah terlindungi  dari akibat kecelakaan ini?
Akibat terparah dari resiko ini adalah biaya yang cukup besar untuk recovery pemulihan kesehatan.
Akibat yang lain adalah kita tidak mampu bekerja untuk menghasilkan uang untuk waktu tertentu dalam pemulihan kesehatan akibat resiko kecelakaan ini, sementara keluarga kita tetap membutuhkan uang untuk biaya hidupnya selama kita dirawat di rumah sakit untuk pemulihan kesehatan ini.

Jika ini MASALAH buat Anda – jangan kuatir, akan saya tunjukkan bagaimana mengantisipasinya.

RESIKO CACAT TETAP
Cacat bisa terjadi kaena sakit dan kecelakaan.
Kecelakaan meninggal beres, bagaimana jika kecelakaan terus mengalami cacat tetap?
Akan menanggung biaya hidup yang mahal dan banyak, jika keluarganya mampu tidak masalah, tetapi sampai kapan kemampuan itu? Sampai kapan tabungannya cukup untuk memenuhi biaya hidupnya dan keluarganya?

Apakah kita sudah mempersiapkan jika hal ini terjadi?
Jika ini menjadi MASALAH buat Anda, kami akan memberikan solusi terbaik buat Anda – jika ini terjadi ada perusahaan yang mampu memberikan tabungan dengan cuma-cuma hingga usia Anda 65 tahun.

RESIKO MENINGGAL DUNIA
Semua orang PASTI meninggal, tetapi tidak semua orang PASTI meninggalkan warisan.untuk orang-orang yang dikasihinya. Apakah kita sudah menyiapkan kePASTIan meninggalkan warisan untuk orang-orang yang kita cintai dan sayangi?

Suami adik saya meninggal dalam usia yang sangat muda, meninggalkan seorang anak yang masih berusia 5 tahun – seorang anak yang masih sangat membutuhkan biaya yang sangat besar

Sudahkah kita menyiapkan kePASTIan warisan yang cukup untuk keluarga kita terkasih jika kita keluar dari gambaran hidup ini?

Jika ini menjadi MASALAH  bagi Anda, silakan simak terus ulasan pada blog ini.
Dan untuk menghitung besarnya kePASTIan warisan akan kita bahas pada bahasan yang lain.
Silakan lihat/klik aja di ==>> cara menghitung warisan yang ideal di bahasan Family Income Protect

RESIKO PANJANG UMUR
Jika kita diberi panjang umur sampai dengan usia 100 tahun, apakah kita bisa menolak?
Sementara umumnya kita pensiun pada usia 55 tahun, masih ada 45 tahun lagi kita harus bisa bertahan hidup.

Apakah kita sudah menyiapkan DANA PENSIUN untuk masa 45 tahun ke depan?
Tahukah Anda, berapa  DANA PENSIUN yang harus Anda miliki agar cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda seusai usia 55 tahun – untuk 45 tahun ke depan.

***> Ilustrasi Dana Pensiun yang ideal >>> Dana Pensiun yang ABADI

Kami punya solusi untuk kelima RESIKO tersebut di atas hanya dengan satu jenis rekening tabungan, timggal berapa Anda bisa menyisihkan uang untuk Anda tabung.
Adakalanya beberapa klien kami menabung 10 juta per tahun, ada yang bisa 25 juta, 50 juta, 100 juta bahkan ada yang sampai 500juta bahkan 1 M per tahun.


Semua tergantung kebutuhan dan kemampuan Anda menabung, hanya Anda yang mengetahui kemampuan dan kebutuhan Anda, berapapun kebutuhan dan kemampuan Anda – kami siap membantu mengalihkanRESIKO-RESIKO tersebut.


Lalu apa keuntungan dan manfaat yang akan Anda terima?
Silakan lanjutkan menyimak share kami di SINI


Salam Sejahtera!


WE PROTECT
Kami Melindungi 

Bagaimana menurut anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s