Renungan Yang Masih Gak Setuju Dengan Asuransi

RENUNGAN

Saya tidak butuh ASURANSI. Anda tidak butuh asuransi.

Coba renungkan artikel dibawah ini: bagaimana pemerintah mengasuransikan smua PNS di ASKES dan menyiapkan dana pensiun?

Bagaimana semua Bank mengasuransikan semua orang yg mengajukan kredit dibank tersebut?

Bagaimana setiap perusahaan pembiayaan maupun bank juga mengasuransikan setiap jaminan?

Pertanyaannya: Apakah semua perusahaan tidak punya UANG untuk biaya kesehatan sehingga karyawannya hingga harus membeli asuransi?

Apakah perusahaan leasing YAKIN bahwa setiap rumah yang dijaminkan PASTI TERBAKAR hingga harus diasuransikan atau setiap MOBIL PASTI HILANG hingga juga harus di asuransikan???

INGAT….!!! ASURANSI itu untuk “Menciptakan Rasa Aman” itulah fungsi asuransi. Saat saya mengasuransikan DIRI saya, dan keluarga saya, bukan karena saya ingin sakit juga bukan karena saya ingin mati besok…

Saya masuk asuransi karena:

1. saya ingin jika sakit, saya tak perlu MENJUAL ASET yg saya kumpulkan sejak lama, namun asuransi lah yang membiayai perawatan saya

2. dan saya mau jika YANG KUASA memanggil saya, maka istri dan anak2 saya TETAP MEMILIKI KEHIDUPAN YANG TERBAIK…

3. saya juga ingin masa tua atau MASA PENSIUN saya tetap sejahtera karena mempunyai DANA PENSIUN yang cukup.

4. saya juga ingin menyekolahkan anak2 kelak sesuai dengan IMPIAN anak2 saya. Ketika keluarga sakit harus merelakan RUMAH SATU2NYA DIJUAL, hanya untuk biaya berobat, dan ketika seorng kepala keluarga rumah tangga meninggal maka istri TERPAKSA KERJA untuk menafkahi anak2nya yang masih kecil.

Ada 2 orang Ayah

Ayah “A” dan ayah “B” keduanya sedang dalam kondisi kritis dan tahu sebentar lagi ajalnya akan tiba. mereka kemudian memanggil istri dan anak2nya:

Pesan dari ayah “A”
Nak, ayah sudah akan pergi, sebagai anak sulung, kamu harus bisa membantu ibu menjaga keluarga ini. Tolong lunasi biaya rumah sakit selama ayah sakit, kalau uangnya tidak cukup , juallah mobil atau rumah kita, kalau masih tidak cukup juga terpaksa kamu pinjam sama saudara dulu, biaya rumah sakit ayah memang mahal sekali. Ayah jg minta maaf karena kamu harus berhenti kuliah. Uang sisa tabungan harua didahulukan untuk menyekolahkan adik adikmu. setelah itu Ayah “A” meninggal.

Pesan dari Ayah “B”
Nak, ayah sudah akan pergi, sebagai anak sulung, kamu harus bisa membantu ibu menjaga keluarga ini. Jangan khawatir soal biaya rumah sakit selama ayah sakit walau biaya rumah sakit ini mahal, tapi ASURANSI kesehatan yang ayah ambil cukup untuk melunasi semuanya. Asuransi jiwa ayah akan memberi uang pertanggungan yang dapat digunakan untuk membuka usaha dan memenuhi kebutuhan hidup kalian, Hiduplah dengan tenang, jaga ibu dan adik2mu , setelah itu ayah “B” meninggal.

Kira2 anak2 anda menginginkan anda kelak menjadi ayah “A” atau ayah “B” ???

Manfaat asuransi bukan untuk diri kita sendiri , asuransi melindungi masa depan keluarga anda dan orang2 yg kita sayangi..

TIDAK ADA ORANG YANG MEMBELI ASURANSI MENJADI BANGKRUT, TAPI BANYAK ORANG BANGKRUT TIDAK PUNYA ASURANSI

Konsultasikan kebutuhan asuransi untuk keluarga atau karyawan Anda bersama kami.

asnik Chat melalui wa atau telegram 0856 4678 3976

Copas dari Artikel Gak Tahu penulisnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s