Tag Archive | financial

Menunda Investasi? Jadi Miskin Lho..

Tulisan ini saya ambil dari sini http://finance.detik.com/read/2013/05/28/071518/2257533/722/menunda-investasi-jadi-miskin-lho–1-

Menunda Investasi? Jadi Miskin Lho.. (1)

Aidil Akbar Madjid – detikfinance
Selasa, 28/05/2013 07:15 WIB
https://i1.wp.com/images.detik.com/content/2013/05/28/722/aa2dalam.jpg
Jakarta – Masih banyak orang yang berpikir, sebenarnya butuh nggak ya layanan atau jasa seorang Perencana Keuangan? Banyak juga orang yang kemudian berpikir bahwa mereka merasa tidak memerlukan jasa Perencanaan Keuangan.Sebagian dari mereka mungkin berpikir bahwa mereka telah memiliki rumah, harta warisan yang belum dibagikan, tabungan pensiun dari kantor, asuransi dari kantor, Jamsostek dan lain-lain. Akan tetapi apakah pernah terpikirkan oleh mereka apabila dana-dana tersebut benar-benar cukup untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka? Pernah nggak sih dilakukan perhitungan secara detil?Sebagai contoh untuk tabungan dana pensiun.yang didapatkan dari kantor dengan model Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK), Anda mungkin tidak pernah tahu berapa besar perhitungan dana pensiun yang akan diterima nantinya di masa pensiun (kecuali bisa dihitungkan).

Padahal apabila dihitung maksimum yang bisa diterima dari tabungan pensiun tersebut misalnya adalah sebesar Rp 5 juta per bulan, karena perhitungan maksimal Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP) adalah sebesar Rp 5 juta per bulan apabila karyawan tersebut mendapatkan 100% dari formula tersebut, yang sudah barang tentu hanya akan didapatkan oleh top executive dari perusahaan.

Apa jadinya apabila mereka hanya seorang manajer menengah? Atau bahkan karyawan dan staff biasa saja.

Ini baru satu contoh saja dan kebetulan contohnya untuk investasi jangka panjang. Dan masih banyak rencana jangka panjang lainnya yang membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Nah, bayangkan apabila dari awal Anda sudah salah dalam menempatkan dana anda. Sebagai contoh, dana pensiun yang diperlukan 20-30 tahun lagi Anda tempatkan ke tabungan yang hanya memberikan rata-rata 2-5% bunga per tahun.

Kesalahan ini fatal, karena dengan rata-rata inflasi yang tinggi sementara bunga tabungan dana pensiun yang rendah menyebabkan Anda mungkin tidak bisa mencapai target dana pensiun yang Anda inginkan. Semakin fatal ketika Anda baru mengetahui ketika sudah terlanjur atau telat, misalkan sudah berjalan 5, 10 atau bahkan 15 tahun kemudian.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, investasi khususnya di produk keuangan/pasar modal membutuhkan waktu yang cukup panjang dan dilakukan secara rutin agar investasi kita bisa berkembang.

Semakin dekat jarak waktu investasi kita, maka semakin besar dana yang harus dicicil setiap bulannya. Itulah sebabnya sangat penting untuk kita mulai melakukan perencanaan keuangan dan investasi dari sekarang, dan dilakukan dengan cara dan perhitungan yang benar.

Di tulisan edisi berikutnya akan saya berikan contoh perbedaan nominal ketika kita terlambat atau menunda melakukan perencanaan keuangan dan investasi.

(ang/ang)

Untuk merencanakan dana pensiun anda, saya bisa merekomendasikan beberapa program dari AIA . Solusi prima https://ecayana.wordpress.com/2013/05/28/solusi-prima-untuk-anda-yang-prima/, atau Solution for Retirement https://ecayana.wordpress.com/2013/05/18/solution-for-retirement/ atau bisa juga Aktiva Prima https://ecayana.wordpress.com/2013/05/18/aktiva-prima-aia/.
Hubungi saya di 085646783976 atau Pin BB 31ACAB7F untuk informasi lebih lanjut.
Iklan

Perencanaan keuangan Masa Depan

Dengan berjalannya waktu pada kehidupan manusia, tidak bisa dipungkiri kebutuhan akan semakin meningkat. Baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier. Ada tiga fakta kehidupan yang bisa terjadi pada siapapun. Baik itu pada masyarakat ekonomi lemah maupun yang ekonomi kuat. Tiga fakta tersebut adalah:

1. Hidup terlalu lama.

Bisakah kita membayangkan jika kita diberi umur oleh Tuhan sang Pencipta dengan waktu yang sangat lama. Misalkan saja hidup kita sampai 100 tahun, apakah kita bisa menolak hal itu? Tentu tidak bukan? Jika itu terjadi pada kita, saya atau anda, apa yang akan kita lakukan untuk mempersiapkan hal itu. Mau tidak mau, kebutuhan untuk bertahan hidup makin lama akan semakin besar, sudah siapkah kita?

2. Hidup terlalu singkat.

Pernahkah Anda bertemu dengan saudara, sahabat, atau teman dan kemudian esoknya sudah tiada? Padahal usianya masih terlalu muda. Pernahkah kita membayangkan bagaimana perasaan orang-orang yang ditinggalkan orang tersebut. Ya kalau orang itu masih single, atau belum berkeluarga. Tetapi jika orang tersebut baru saja mempunyai anak kecil yang masih butuh perlindungan dan orang tersebut adalah tulang punggung keluarga, bagaimanakah anak dan istrinya? Pernahkah anda membayangkan jika itu terjadi pada Anda? Apa yang bisa Anda persiapkan mulai dari sekarang?

3. Sakit atau kecelakaan

Tidak bisa dipungkiri setiap manusia baik saya ataupun anda tentu pernah mengalami yang namanya sakit. Apakah selama hidup di dunia Anda yakin akan sehat selamanya? Tentu tidak bukan? Survey membuktikan akhir-akhir ini penderita jantung semakin meningkat. Tahukah Anda berapa biaya yang diperlukan untuk penanganan sakit jantung? Menurut KOMPAS besarnya biaya operasi jantung ini ratusan juta. Bahkan di Singapura besarnya biaya sampai lebih dari Rp. 200jt. Selain penyakit jantung, penyakit yang sekarang sedang marak diderita masyarakat Indonesia adalah stroke. Stroke juga membutuhkan biaya sangat banyak, disamping itu pula penderita tidak akan bisa melakukan apapun. Apakah Anda pernah membayangkan jika hal itu terjadi kepada Anda? Apakah Anda mempunyai jaminan yang cukup untuk mempersiapkan jika hal itu terjadi. Itu baru sakit, jika kecelakaan dan ternyata berakibat fatal yang menyebabkan orang-orang tercinta yang membutuhkan kita sebagai tulang punggung mereka menjadi terlantar. Apa kita juga pernah membayangkan hal itu?

Dari kesemua tiga fakta di atas semuanya membutuhkan perencanaan keuangan untuk diri sendiri maupun keluarga, mulai dari sekarang. Mau tidak mau kita semua harus merencanakannya. Nah, bagaimanakah cara merencakan yang baik? Tentu kita membutuhkan financial conselor yang handal, yang mampu merencanakan dengan detail dan baik untuk keluarga Anda tercinta.